Selasa, 28 Februari 2012

Kesalahan Fesyen yang Memperburuk Kesehatan

http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2012/02/27/6639/4/Kesalahan-Fesyen-yang-Memperburuk-Kesehatan

Kesalahan Fesyen yang Memperburuk Kesehatan
PAKAIAN dan asesoris yang terlalu ketat dan terlalu longgar berdampak pada masalah kesehatan. Seperti fesyen terdahulu mengharuskan kaki perempuan di China diikat menggunakan korset agar kecil yang berarti cantik. Kemudian di era Victoria, korset ketat bisa menghancurkan tulang rusuk perempuan. Nah, berikut ini kesalahan terbesar dalam fesyen yang merusak kesehatan seperti dilansir online.wsj:

Celana jins ketat
Archives of Internal Medicine mencatat jins ketat model pipa menyebabkan kompresi syaraf dan mengganggu sistem pencernaan. Pasien berusia 20 sampai 25 tahun menderita ketidaknyamanan perut seperti kembung dan mulas. Diagnosis dapat dibuat dengan mudah di kantor dengan membandingkan ukuran celana panjang dan lingkar perut. Sedangkan pada perempuan akan menyebabkan infeksi jamur yang muncul di sekitar paha.

Pembentuk badan
Pakaian pembentuk badan seperti korset yang digunakan terlalu lama menyebabkan kompresi syaraf. Tekanan pada perut bagian atas mencegah paru-paru berkembang dengan baik dan mengurangi asupan oksigen.

Kerah dan pemakaian dasi terlalu ketat
Bisa menyebabkan sakit kepala, penglihatan kabur dan kesemutan di sekitar telinga. Sirkulasi oksigen ke otak pun tidak lancar. Leher mengalami ketegangan otot. Sebuah studi di Cornell University mendapatkan sekitar 67 persen pembeli membeli kemeja yang ukurannya lebih kecil dari leher mereka.

Ukuran pakaian dalam salah
Ahli lingerie mengatakan 75 persen perempuan memakai ukuran bra yang salah. Ukuran bra yang terlalu besar tidak memberikan dukungan dan menyebabkan rasa sakit pada payudara. Sementara penggunaan celana ketat pada pria bisa meningkatkan suhu pada testis dan mengurangi produksi sperma.

Bahan pakaian mengandung larutan kimia
Penyakit kulit seperti ruam dan iritasi lainnya bisa terjadi dari pakaian yang diproduksi dengan bahan pewarna yang mengandung formaldehida. Sebaiknya mencuci terlebih dahulu pakaian baru sebelum dikenakan. (*/OL-06)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar