http://www.bisnis.com/articles/kiat-meraih-untung-hari-ini-cermati-saham-bank-dan-tambang
JAKARTA: Para analis dari sejumlah perusahaan efek merekomendasikan
kepada investor untuk mencermati saham-saham sektor pertambangan,
konsumsi, perbankan dan telekomunikasi. Saham apa saja yang prospektif
mendulang untung? Berikut rekomendasinya:
e-Trading Securities
Pada perdagangan hari ini, indeks harga saham gabungan (IHSG)
diperkirakan bergerak ke kisaran 3.665-3.748 dengan saham-saham yang
dapat diperhatikan a.l. PTBA, INDF, dan INKP.
Pada perdagangan kemarin, indeks saham ditutup naik 27 poin (0,74%) ke
level 3.715,08 dengan total transaksi 7,86 juta lot atau setara dengan
Rp3,89 triliun.
IHSG kemarin cenderung terkonsolidasi sebelum akhirnya ditutup naik
dengan hampir seluruh sektor mengalami kenaikan kecuali aneka industri
yang turun 0,05%.
Panin Sekuritas
Hari ini indeks diproyeksikan bergerak konsolidasi ke kisaran
support-resistance 3.687-3.740. IHSG berhasil menembus kembali level
3.700, setelah ditutup menguat 0,74% di posisi 3.715,08.
Indeks menguat di tengah pelemahan yang terjadi pada bursa regional,
menyusul aksi tunggu investor atas hasil pertemuan menteri keuangan
Eropa. Selain itu, pergerakan juga dibayangi oleh langkah Standard &
Poor’s menurunkan peringkat perbankan Amerika Serikat dan rencana
mengkaji rating perbankan Eropa.
Sinarmas Sekuritas
Secara teknikal, pada perdagangan hari ini, indeks diperkirakan menguat
ke kisaran 3.680-3.745. Data-data ekonomi AS yang akan segera dirilis,
seperti data tenaga kerja, manufaktur, dan perkembangan seputar krisis
utang di Eropa dapat memberikan sentimen terhadap indeks. Saham-saham
yang dapat diperhatikan untuk day trading: BWPT, BBCA, PGAS, dan ISAT.
Minna Padi Investama
Hari ini IHSG berpotensi meneruskan penguatan dengan level support di
3.679, pelaku pasar menanti data inflasi November yang diperkirakan akan
di bawah 0.4%. Beberapa saham yang layak diperhatikan: BBRI, INDY, dan
INDF.
IHSG kemarin naik 0.74% ke level 3.715,08, indeks berhasil menguat walaupun volume perdagangan masih rendah. (ln)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar