Jumat, 23 Desember 2011

Harga Minyak Mentah Tembus US$100 per Barel

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/23/286405/4/2/Harga-Minyak-Mentah-Tembus-US100-per-Barel-

NEW YORK--MICOM: Harga minyak mentah kembali merambat naik pada Jumat pagi (22/12), menyusul kekecewaan pasar atas data pertumbuhan kuartal ketiga di Amerika Serikat.

Pada kontrak utama New York, harga minyak mentah light sweet untuk pengiriman Februari, naik 86 sen menjadi US$99,53 per barel.

Minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Februari menambahkan 18 sen menjadi US$107,89 per barel

Pemerintah AS sendiri telah melansir data untuk tunjangan pengangguran AS turun ke tingkat terendah sejak April 2008 pada minggu lalu. Departemen tenaga kerja AS mengatakan pasar pekerjaan di AS dalam pemulihan. Data pengangguran ini lebih baik dari perkiraan kebanyakan ekonom.

Namun data terpisah menunjukkan bahwa ekonomi AS tumbuh lebih lambat dari perkiraan, 1,8 persen pada kuartal ketiga, karena pengeluaran rumah tangga jatuh, menurut departemen perdagangan.

Pertumbuhan turun 0,2 persentase poin dibandingkan perkiraan sebelumnya dan di bawah ekspektasi ekonom.

Sementara itu harga minyak naik untuk keempat hari berturut-turut setelah keuntungan yang kuat pada Rabu lalu, menyusul data resmi menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS turun jauh lebih besar dari yang diperkirakan. (X-12)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar