http://www.bisnis.com/articles/daya-saing-perdagangan-tuntut-4-pilar-pendukung
| Tahun | Nilai |
| 2011 | US$208 miliar |
| 2012 | US$230 miliar |
| Sumber: Peryataan Wamendag | |
JAKARTA: Peningkatan daya kinerja perdagangan Indonesia menuntut
perbaikan empat pilar yang berkaitan dengan infrastruktur dan daya saing
produk.
Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menuturkan empat komponen
yang perlu ditingkatkan untuk memacu kinerja perdagangan, yakni daya
saing produk, infrastruktur fisik, regulasi, dan masalah dokumentasi.
"Infrastruktur fisik, pelabuhan, jalan, regulasi yang kita buat dan
juga regulasi dari mitra dagang kita. Yang ke empat masalah dokumentasi,
pengaturan clearance dari dokumentasi. INSW membantu untuk komponen
yang itu [dokumentasi]," ujarnya.
Bayu juga mengungkapkan proyeksi capaian ekspor tahun ini yang
diperkirakan dapat melebihi target. Bahkan tahun depan, Wamendag
optimistis nilai ekspor mencapai US$230 miliar.
"Ekspor tahun ini bisa lebih tinggi dari US$200 miliar, jadi US$208
miliar. 2012, target kita sementara ini hitungan kita bisa capai US$230
miliar. Kalau situasinya tidak seperti sekarang [tidak krisis], itu
hitungan sementara itu bisa US$250 miliar, tapi dengan krisis, kita coba
ambil yang konservatif mungkin sekitar US$230 miliar," tutur Bayu.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengungkapkan pada Februari 2012,
pihaknya akan menjajaki peluang ekspor ke Amerika Selatan. Afrika dan
pasar-pasar non-tradisional lain juga dijadikan tujuan diversifikasi
ekspor, terutama pasar yang tidak terdampak langsung dari krisis ekonomi
Eropa dan Amerika Serikat.
"Pasar-pasar baru ini sedikit sekali hubungan perdagangan kita. Padahal
perekonomian mereka kuat sekali. Jadi saya rasa potensi untuk
mengembangkan ekspor akan besar," tutur Gita.
Sepanjang Januari-Oktober 2011, realisasi ekspor mencapai US$169,03
miliar atau meningkat 34,88% dibandingkan periode yang sama tahun 2010.
Sementara itu, nilai kumulatif impor mencapai US$145,68 miliar atau
meningkat 33,03% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (sut)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar