http://internasional.kontan.co.id/v2/read/1322696484/84072/Atasi-krisis-enam-bank-sentral-dunia-pangkas-beban-pinjaman-dollar-
NEW YORK. Enam bank sentral dunia, dipimpin oleh the Federal
Reserve, menurunkan biaya pinjaman untuk perbankan yang ingin meminjam
dollar AS. Langkah ini merupakan upaya bersama bank sentral dunia untuk
mengatasi krisis utang yang melingkup Eropa sejak dua tahun lalu.
The Fed mengungkapkan, biaya pinjaman premium dollar AS dalam kurun waktu semalam dari bank sentral dunia akan turun menjadi 50 basis poin. Pinjaman yang juga dikenal dengan dollar swap lines ini akan diperpanjang selama enam bulan hingga 1 Febuari 2013. Sedianya, swap lines ini habis masa berlakunya pada 1 Agustus 2012. The Fed melakukan langkah koordinasi ini dengan European bank Central, Central banks of Canada, Swiss, Jepang, dan Inggris.
Enam bank sentral juga setuju untuk menciptakan program swap bilateral, sehingga dana pinjaman bisa diberikan dalam mata uang apapun.
Langkah tersebut berhasil menekan biaya pinjaman bank-bank Eropa untuk meminjam dollar dari level terendah dalam tiga tahun terakhir. Alhasil, kecemasan investor mengenai krisis Eropa kian mereda.
"Langkah bank sentral dunia ini cukup positif, tapi tidak terlalu penting. Dampak yang ditimbulkan hanya dampak psikologis saja karena investor melihat ada koordinasi antar bank sentral dunia," jelas Michelle Girard, senior US Department RBS Securities Inc di Connecticut.
NEW YORK. Enam bank sentral dunia, dipimpin oleh the Federal
Reserve, menurunkan biaya pinjaman untuk perbankan yang ingin meminjam
dollar AS. Langkah ini merupakan upaya bersama bank sentral dunia untuk
mengatasi krisis utang yang melingkup Eropa sejak dua tahun lalu. The Fed mengungkapkan, biaya pinjaman premium dollar AS dalam kurun waktu semalam dari bank sentral dunia akan turun menjadi 50 basis poin. Pinjaman yang juga dikenal dengan dollar swap lines ini akan diperpanjang selama enam bulan hingga 1 Febuari 2013. Sedianya, swap lines ini habis masa berlakunya pada 1 Agustus 2012. The Fed melakukan langkah koordinasi ini dengan European bank Central, Central banks of Canada, Swiss, Jepang, dan Inggris.
Enam bank sentral juga setuju untuk menciptakan program swap bilateral, sehingga dana pinjaman bisa diberikan dalam mata uang apapun.
Langkah tersebut berhasil menekan biaya pinjaman bank-bank Eropa untuk meminjam dollar dari level terendah dalam tiga tahun terakhir. Alhasil, kecemasan investor mengenai krisis Eropa kian mereda.
"Langkah bank sentral dunia ini cukup positif, tapi tidak terlalu penting. Dampak yang ditimbulkan hanya dampak psikologis saja karena investor melihat ada koordinasi antar bank sentral dunia," jelas Michelle Girard, senior US Department RBS Securities Inc di Connecticut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar