Pratomo, Direktur Teknik PT Asuransi Adira Dinamika, mengatakan
kerugian besar di beberapa kawasan dunia yang disebabkan kejadian
katastropik membuat kapasitas reasuransi menciut dalam perspektif
akumulasi risiko di tempat-tempat tertentu, utamanya di Jakarta dan
Jawa.
Hal tersebut, ujarnya, harus disikapi oleh perusahaan asuransi untuk
mengeksplorasi bisnis di luar Jakarta khususnya dan Jawa umumnya.
Pihaknya bahkan berencana menempatkan porsi luar Jawa sebagai prioritas pokok bisnis mulai awal tahun depan.
Di sisi lain, tambahnya, terlepas dari tingginya persaingan bisnis di
Jawa, eksplorasi bisnis yang tersebar di wilayah yang luas akan relatif
lebih aman dari risiko-risiko natural kerugian besar seperti yang
terjadi di berbagai belahan dunia beberapa waktu terakhir.
“Jadi ke luar Jawa memang harus dilakukan, tapi tetap dengan
memperhitungkan efisiensi antara biaya dan benefitnya. Kami sudah
menyusun beberapa strategi untuk mengembangkan bisnis di luar Jawa
antara lain dengan memperbanyak point of service atau gerai-gerai di kota-kota lain selain ibu kota provinsi di luar Jawa,” ujarnya. (ea)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar