http://www.bisnis.com/articles/rupiah-di-titik-terendah-sejak-17-bulan
JAKARTA: Rupiah kembali jatuh menuju level terendahnya dalam 17 bulan
terakhir di tengah spekulasi bank sentral absen dari pasar setelah
intervensi untuk mendukung mata uang pekan lalu.Nilai tukar rupiah turun 0,4% pekan lalu, lebih rendah jika dibandingkan dengan penurunan 1,3% pada baht Thailand dan penurunan 1,2% ringgit Malaysia.
Pada 23 November Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono menegaskan Bank Indonesia akan tetap berada di pasar untuk mengurangi volatilitas. Hal itu membuat rupiah berbalik dari penurunan dalam 5 hari sebelumnya.
"Depresiasi rupiah ini dibatasi oleh bank sentral," ujar Mika Martumpal, seorang analis mata uang di PT Bank Commonwealth di Jakarta. "Kami tidak melihat bank sentral di pasar saat ini."
Berdasar data Bloomberg yang dikompilasi dari berbagai bank domestik menunjukkan nilai tukar rupiah turun 1,4% menjadi 9.185 per dolar pukul 9:50 di Jakarta. Rupiah sempat menyentuh 9.210, ke dekat level 9.230 yang disentuh pada 24 November. (Taufikul Basari/ea)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar