Kamis, 28 Juli 2011

Syariah Manulife Tumbuh 132 Persen

JAKARTA - Manulife Financial Indonesia mencatat premi syariah tumbuh 132 persen. Vice President Director and Chief Operating Officer Manulife Indonesia Nelly Husnayati menyatakan, unit syariah mencatat premi sebesar Rp 8 miliar pada Juni 2011, setelah sebelumnya Rp 3,3 miliar pada Juni 2010.

“Kita bakal tingkatkan terus hingga Rp 30 miliar di akhir 2011,” katanya kepada  wartawan di Jakarta, Rabu (27/7). Ia optimistis target itu akan tercapai. Sebab, tren bisnis pada semester kedua tahun ini mengalami percepatan yang signifikan.

Nelly mengatakan, unit syariah Manulife bakal mengeluarkan produk baru untuk syariah. Selama ini produk unit link masih mendominasi. “Kalau syariah sebagian besar premi datang dari keagenan,” jelasnya. Ke depan, ia menuturkan, Manulife bakal mengembangkan pemasaran dengan membuka distribusi channel baru, seperti bancassurance dan grup yang bakal dimulai tahun depan.

Dari segi klaim, Nelly mengaku, bisnis syariah masih memiliki proporsi yang amat minim. Bahkan, di bawah satu persen. Klaim didominasi bisnis konvensional Rp 900 miliar. Terjadi peningkatan 49 persen dari tahun sebelumnya.

Dari total bisnis konvensional, syariah berkontribusi empat sampai lima persen. Pada semester pertama 2011, asuransi jiwa ini memcatat premi Rp 2,35 triliun atau tumbuh 87 persen dari sebelumnya Rp 1,2 triliun.

Individu tumbuh mendominasi premi baru. Pada Juni ini, kenaikan premi baru individu sebesar 100 persen dari Rp 1,1 triliun menjadi Rp 2,2 triliun. Kemarin, Manulife Indonesia meluncurkan produk asuransi kesehatan. Produk yang diberi nama Prohealth ini mencoba menawarkan perlindungan kesehatan pada pemegang premi hingga usia 99 tahun.

Menurut CEO dan Presiden Direktur Manulife Indonesia Alam Marten, produk ini bakal didistribusikan, baik melalui jalur distribusi agen maupun bacassurance. ''Produk ini menawarkan manfaat salah satunya peningkatan jumlah uang pertanggungan secara otomatis, ketika tertanggung berusia 75 tahun, manfaat akhir pertanggungan dan manfaat kematian,'' ujarnya.

Secara khusus produk ini mengganti biaya rawat inap akibat kecelakaan, cedera berbagai penyakit, dan penyakit kritis. Prohealth juga mencakup biaya media seperti biaya bedah, konsultasi rawat jalan, obat-obatan, dan ambulan.Namun, produk ini belum berlaku untuk unit syariah. Ia menegaskan, unit syariah Manulife sudah memiliki asuransi kesehatan syariah.

Manulife Indonesai memiliki jaringan pemasaran di 24 kota dengan 7.600 karyawan dan agen profesional. Perusahaan ini memiliki sekitar 1,5 juta polis aktif.Manulife Group beroperasi di 22 negara. Hingga Maret 2011, dana yang dikelola mencapai 478 miliar dolar AS.n ed: firkah fansuri


FAKTA ANGKA

5 Persen
Kontribusi premi syariah terhadap
total premi Manulife Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar