JAKARTA: Fitch Ratings telah menetapkan peringkat jangka panjang dalam mata uang asing PT Telekomunikasi Selular di level BBB- dengan prospek stabil. Pada saat yang sama, Fitch telah menetapkan peringkat jangka panjang dalam mata uang lokal Telkomsel pada level BBB- dengan prospek positif.
Selain itu, lembaga pemeringkat itu menetapkan peringkat nasional jangka panjang Telkomsel pada level AAA (idn) dengan prospek stabil dan peringkat senior di level BBB-.
Analis Fitch Any Sirapurna mengungkapkan peringkat ini mencerminkan beruratakarnya Telkomsel dalam penguasaan pangsa pasar sektor telekomunikasi nirkabel.
Pada 2010, jumlah pelanggan Telkomsel bertambah 15% menjadi 94 juta konsumen yang mencerminkan 40% dari pangsa pasar. Selain itu, pendapatan Telkomsel dengan berdasarkan penguasaan pangsa pasar tersebut mencapai 57%.
Selain itu, Fitch menilai matrik kredit Telkomsel kuat dengan mengacu marjin laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (earning before interest, taxes, depreciation, and amortization/Ebitda). Pada 2010, marjin Ebitda Telkomsel mencapai level 62,2%
Telkomsel dimiliki 65% sahamnya oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan sisanya sebesar 35% dimiliki oleh Singapore Telecom. (mmh)
Selain itu, lembaga pemeringkat itu menetapkan peringkat nasional jangka panjang Telkomsel pada level AAA (idn) dengan prospek stabil dan peringkat senior di level BBB-.
Analis Fitch Any Sirapurna mengungkapkan peringkat ini mencerminkan beruratakarnya Telkomsel dalam penguasaan pangsa pasar sektor telekomunikasi nirkabel.
Pada 2010, jumlah pelanggan Telkomsel bertambah 15% menjadi 94 juta konsumen yang mencerminkan 40% dari pangsa pasar. Selain itu, pendapatan Telkomsel dengan berdasarkan penguasaan pangsa pasar tersebut mencapai 57%.
Selain itu, Fitch menilai matrik kredit Telkomsel kuat dengan mengacu marjin laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (earning before interest, taxes, depreciation, and amortization/Ebitda). Pada 2010, marjin Ebitda Telkomsel mencapai level 62,2%
Telkomsel dimiliki 65% sahamnya oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan sisanya sebesar 35% dimiliki oleh Singapore Telecom. (mmh)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar