SINGAPURA: Harga minyak menghadapi tren penurunan, terkait dengan krisis utang Eropa yang mencuatkan spekulasi pertumbuhan ekonomi akan berjalan lambat dan bahan bakar kelebihan pasokan. Harga kontrak minyak untuk pengiriman Juli turun 1 sen menjadi US$100,37 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 09.31 waktu Sydney. Kontrak itu tergelincir 21 sen menjadi US$100,38 kemarin.
Selanjutnya, harga minyak brent turun 35 sen atau 0,3% menjadi US$114,68 di ICE Futures Europe di London, kemarin. Kontrak tersebut telah turun 8,3% pada bulan ini.
"Kekahwatiran terhadap krisis utang Eropa berlanjut membebani pasar dan menyeret harga-harga saham ke posisi yang lebih rendah," kata ekonom Australia & New Zealand Banking Group Ltd. Warren Hogan, seperti dikutip Bloomberg. (spr)
Selanjutnya, harga minyak brent turun 35 sen atau 0,3% menjadi US$114,68 di ICE Futures Europe di London, kemarin. Kontrak tersebut telah turun 8,3% pada bulan ini.
"Kekahwatiran terhadap krisis utang Eropa berlanjut membebani pasar dan menyeret harga-harga saham ke posisi yang lebih rendah," kata ekonom Australia & New Zealand Banking Group Ltd. Warren Hogan, seperti dikutip Bloomberg. (spr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar