JAKARTA: Pemerintah memetakan tiga persoalan ekonomi yang harus diatasi segera guna menempatkan Indonesia sebagai salah satu pemain kunci perekonomian global seperti halnya Brasil.
Menteri Keuangan Agus D. W. Martowardojo menuturkan perekonomian Indonesia sangat berpeluang untuk tumbuh tinggi, menyaingi Brasil, mengingat besarnya potensi ekonomi yang belum tergali.
Untuk mewujudkan itu ada tiga persoalan ekonomi yang mendesak dibenahi a.l. optimalisasi penerimaan perpajakan, perbaikan kebijakan subsidi, dan pembenahan program desentralisasi fiskal.
“Bagi Indonesia, tantangan yang paling besar adalah bagaimana kita memperbaiki penerimaan, khususnya penerimaan perpajakan. Bagaimana mengelola subsidi dengan lebih baik dan bagaimana program desentralisasi fiskal bisa berjalan dengan efektif,” ujarnya seusai peluncuran Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), hari ini.
Selain itu, optimisme pemerintah juga didorong besarnya potensi sumber daya alam dan SDM yang belum termanfaatkan dengan baik.
“Karena kita negara tropis, sumber daya alam kita kaya dan potensi penduduk kita luas. Ini membuat kami yakin, kurang lebih Indonesia bisa seperti yang dinikmati oleh Brasil sekarang,” katanya.
Sebelumnya, Deutsche Bank dalam salah satu laporannya memperkirakan Indonesia berpotensi untuk mengalami pertumbuhan ekonomi seperti yang pernah dialami Brasil pada era 1990-an. Pada saat ini, Brazil bersama Rusia, India, dan China (BRIC) dianggap sebagai kekuatan baru perekonomian dunia. (luz)
Menteri Keuangan Agus D. W. Martowardojo menuturkan perekonomian Indonesia sangat berpeluang untuk tumbuh tinggi, menyaingi Brasil, mengingat besarnya potensi ekonomi yang belum tergali.
Untuk mewujudkan itu ada tiga persoalan ekonomi yang mendesak dibenahi a.l. optimalisasi penerimaan perpajakan, perbaikan kebijakan subsidi, dan pembenahan program desentralisasi fiskal.
“Bagi Indonesia, tantangan yang paling besar adalah bagaimana kita memperbaiki penerimaan, khususnya penerimaan perpajakan. Bagaimana mengelola subsidi dengan lebih baik dan bagaimana program desentralisasi fiskal bisa berjalan dengan efektif,” ujarnya seusai peluncuran Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), hari ini.
Selain itu, optimisme pemerintah juga didorong besarnya potensi sumber daya alam dan SDM yang belum termanfaatkan dengan baik.
“Karena kita negara tropis, sumber daya alam kita kaya dan potensi penduduk kita luas. Ini membuat kami yakin, kurang lebih Indonesia bisa seperti yang dinikmati oleh Brasil sekarang,” katanya.
Sebelumnya, Deutsche Bank dalam salah satu laporannya memperkirakan Indonesia berpotensi untuk mengalami pertumbuhan ekonomi seperti yang pernah dialami Brasil pada era 1990-an. Pada saat ini, Brazil bersama Rusia, India, dan China (BRIC) dianggap sebagai kekuatan baru perekonomian dunia. (luz)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar