Senin, 21 Februari 2011

Tiga Negara Ingin Bangun Pabrik Kakao

MAMUJU--MICOM: Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh mengatakan, tiga negara berminat membangun pabrik kakao di Sulbar yakni Filipina, Malaysia, dan China.

"Ketiga negara itu berminat melakukan investasi kakao di Sulbar sebagai daerah produsen kakao dengan produksi sekitar 140 ribu ton per tahun," kata Anwar di Mamuju, Minggu (20/2).

"Filipina menyatakan ingin menanam investasi kakao di Sulbar karena negara itu memiliki tingkat konsumen kakao yang cukup tinggi dengan permintaan kakao 75 ribu ton per tahun dari Sulbar," katanya.

Malaysia juga ingin melakukan investasi kakao di Sulbar karena negara ini membutuhkan kakao sekitar 250 ton per tahun. Produksi kakao di negara itu hanya sekitar 30 ton per tahun. Begitu pula dengan China.

Pemerintah Sulbar tidak ingin hanya mengekspor biji kakao karena akan merugikan daerah ini. Karenanya, ia minta investor membangun pabrik pengolahan kakao agar kakao dapat dijual dalam bentuk olahan dan memiliki nilai jual tinggi.

"Filipina sudah pasti berinvestasi di Sulbar karena telah siap membangun pabrik pengolahan kakao,"katanya. Pemerintah Sulbar juga telah siap menyambut investasi yang akan masuk untuk memenuhi kebutuhan permintaan kakao yakni dengan meningkatkan produksi kakao Sulbar hingga mencapai 300 ribu ton. (Ant/OL-5)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar