NEW YORK: Sebagian besar saham di bursa AS naik menghapus penurunan 123 poin di Dow Jones Industrial Average, seiring dengan turunnya minyak dari posisi tertinggi sejak 2008.
Saham Boeing Co bertambah 0,8% setelah data pemerintah memperlihatkan permintaan jasa penerbangan meningkat. Priceline.com Inc melonjak 8,5% seiring dengan pendapatan perusahaan yang lebih baik dari estimasi.
Saham General Motors Co tumbang menjadi US$32,05, terendah sejak IPO pada November, akibat kenaikan harga minyak sampai 15%. Exxon Mobil Corp dan Schlumberger Ltd anjlok lebih dari 1,2% seiring dengan penurunan harga minyak menjadi US$97,28 per barel.
Standard & Poor’s 500 Index turun tipis 0,1% menjadi 1.306,10, setelah sempat naik sampai 1% akibat lonjakan minyak ke US$103,41. Dow turun 37,28 poin atau 0,3% menjadi 12.068,50.
"Pasar tarik menarik antara keputusasaan dan fundamental ekonomi. Sebagian besar data ekonomi AS membaik. Meski begitu, fokus pasar kini pada minyak, rumor, dan dampaknya. Untuk sementara waktu, tidak penting seberapa kuat ekonomi, perkembangan minyak lebih dicermati," kata Bruce McCain, chief investment strategist KeyCorp di Cleveland.
Minyak berbalik dari posisi tertinggi 29 bbulan setelah ada jaminan dari AS, Arab Saudi, dan International Energy Agency atas gangguan pasok dari Libia.
Saham Boeing naik 0,8% menjadi US$70,76. Departemen Perdagangan booking untuk pesawat sipil mencapai US$7,4 miliar setelah sempat kolaps menjadi US$148 juta pada Desember.
Saham Priceline.com melonjak 8,5% menjadi US$462,34. Perusahaan jasa perjalanan online ini melaporkan pendapatan per saham US$2,34 per lembar pada kuartal I, melebihi estimasi US$2,30.
Saham Target Corp naik 3,5% menjadi US$52 dan General Motors tumbang 4,5% menjadi US$33,02.
Saham Energy mengalami penurunan terbesar di S&P 500 di antara 10 industri, turun 1,4%. Saham Exxon terkoreksi 1,3% menjadi US$85,97.(yn)
Saham Boeing Co bertambah 0,8% setelah data pemerintah memperlihatkan permintaan jasa penerbangan meningkat. Priceline.com Inc melonjak 8,5% seiring dengan pendapatan perusahaan yang lebih baik dari estimasi.
Saham General Motors Co tumbang menjadi US$32,05, terendah sejak IPO pada November, akibat kenaikan harga minyak sampai 15%. Exxon Mobil Corp dan Schlumberger Ltd anjlok lebih dari 1,2% seiring dengan penurunan harga minyak menjadi US$97,28 per barel.
Standard & Poor’s 500 Index turun tipis 0,1% menjadi 1.306,10, setelah sempat naik sampai 1% akibat lonjakan minyak ke US$103,41. Dow turun 37,28 poin atau 0,3% menjadi 12.068,50.
"Pasar tarik menarik antara keputusasaan dan fundamental ekonomi. Sebagian besar data ekonomi AS membaik. Meski begitu, fokus pasar kini pada minyak, rumor, dan dampaknya. Untuk sementara waktu, tidak penting seberapa kuat ekonomi, perkembangan minyak lebih dicermati," kata Bruce McCain, chief investment strategist KeyCorp di Cleveland.
Minyak berbalik dari posisi tertinggi 29 bbulan setelah ada jaminan dari AS, Arab Saudi, dan International Energy Agency atas gangguan pasok dari Libia.
Saham Boeing naik 0,8% menjadi US$70,76. Departemen Perdagangan booking untuk pesawat sipil mencapai US$7,4 miliar setelah sempat kolaps menjadi US$148 juta pada Desember.
Saham Priceline.com melonjak 8,5% menjadi US$462,34. Perusahaan jasa perjalanan online ini melaporkan pendapatan per saham US$2,34 per lembar pada kuartal I, melebihi estimasi US$2,30.
Saham Target Corp naik 3,5% menjadi US$52 dan General Motors tumbang 4,5% menjadi US$33,02.
Saham Energy mengalami penurunan terbesar di S&P 500 di antara 10 industri, turun 1,4%. Saham Exxon terkoreksi 1,3% menjadi US$85,97.(yn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar