Senin, 21 Februari 2011

Rupiah Menguat 13 Poin

JAKARTA--MICOM: Ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2011 yang akan melebihi pertumbuhan dari tahun sebelumnya yang sebesar 6,1 persen memicu kurs mata uang dalam negeri kembali melanjutkan penguatan.

Kurs mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot antarbank Jakarta pada Senin sore kembali menguat sebesar 13 poin ke posisi 8.842 dibanding sebelumnya yang sebesar 8.855. Analis Asjaya Indosurya Securities Reza Priyambada di Jakarta, Senin (21/2), mengatakan, mata uang rupiah pada pekan ini masih diminati investor untuk menempatkan dananya dipicu oleh ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan terus tumbuh.

"Naiknya rupiah memberi indikasi prospek pertumbuhan Indonesia terus naik," ujar dia. Rupiah pada awal pekan ini melanjutkan reli yang sudah selama sepekan ini. Penguatan berada di level 8.800-an terpicu oleh kembali masuknya dana asing ke dalam negeri.

"Dana asing yang masuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, masuknya dana asing ditandai oleh nilai beli bersih yang dicatatkan pada bursa saham Indonesia senilai Rp307,134 miliar," kata dia. Selain itu, AS yang akan menaikkan investasinya di Indonesia akan memicu investor asing lainnya akan masuk ke dalam negeri untuk menempatkan dananya di Indonesia. (Ant/OL-5)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar