Jumat, 18 Februari 2011

Perbankan Indonesia Optimistis

JAKARTA--MICOM: Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman Hadad menyampaikan bahwa perbankan Indonesia optimistis menghadapi tahun 2011.


Optimisme perbankan Indonesia terlihat dari rencana bisnis bank (RBB) yang telah masuk ke BI dengan pertumbuhan kredit sekitar 24% dan dana pihak ketiga (DPK) sekitar 15%.

"Dari rencana bisnis bank yang masuk, perbankan sangat optimis. Kredit tumbuh lebih dari 24%, kemudian DPK tumbuh di atas 15%," ungkap Muliaman dalam pembukaan pelatihan wartawan di Gedung BI, Jakarta, Jumat (18/2).

Ia mengatakan, jika angka itu terwujud, pencapaian tahun 2011 akan lebih tinggi dari tahun lalu.

Muliaman menjelaskan bahwa kredit didorong oleh pertumbuhan ekonomi. Jika pertumbuhan ekonomi tinggi, permintaan dan pertumbuhan kredit akan naik. Di sisi lain, ia melihat pertumbuhan DPK jauh di bawah pertumbuhan kredit.

"Appetite memberikan kredit besar tetapi pertumbuhan DPK relatif kecil. Saya menduga bank masih punya banyak likuiditas yang meng-cover pertumbuhan kredit. Jadi DPK sebagai back up saja,รข€ jelasnya.

Dengan pertumbuhan kredit yang lebih besar daripada pertumbuhan DPK, rasio kredit terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) akan naik. Menurut Muliaman, RBB yang disampaikan perbankan sudah memperhitungkan ketentuan LDR sebesar 78%-100%.

Ia menyebutkan dengan pertumbuhan kredit 24% dan DPK 15%, LDR perbankan akan berada pada sekitar 80%. Pada akhir tahun 2010, LDR berada pada posisi sekitar 75,5%. (*/OL-9)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar