Sabtu, 26 Februari 2011

Penyaluran Kredit UMKM Lebihi Target

JAKARTA--MICOm: Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada tahun 2010 mencapai Rp193,65 triliun atau 112% dari rencana bisnis kredit UMKM tahun 2010 sebesar Rp172,9 triliun.

Demikian yang diungkapkan Kepala Biro Pengembangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM) Bank Indonesia (BI) Santoso Wibowo di Kantor BI, Jakarta, Jumat (25/2).

"Sampai dengan bulan Desember 2010, penyaluran kredit mikro, kecil, dan menengah telah mencapai 112% dari rencana bisnis," ungkapnya.

Pada tahun 2010, perbankan lebih banyak menyalurkan kredit UMKM ke sektor perdagangan, restoran, dan hotel sebesar 21,5% atau Rp41,6 triliun. Sementara sektor jasa sebesar 9,2% dan industri sebesar 5,8% dari total penyaluran kredit UMKM.

"Pangsa penyaluran kredit mikro, kecil, dan menengah sampai dengan tahun 2008 lebih didominasi kredit mikro. Pada tahun 2009 dan 2010 lebih banyak ditujukan ke kredit kecil."

Dilihat dari pertumbuhan kreditnya, kredit kecil tumbuh lebih cepat dibandingkan kredit mikro dan menengah sehingga pangsanya terus meningkat.

Dalam rencana bisnis bank tahun 2011, kredit UMKM diperkirakan bertumbuh sebesar 27%.

Sementara BI mencatat rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) kredit UMKM masih sebesar 2,72%. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan NPL kredit perbankan yang sebesar 2,65% tetapi masih dalam batas yang ditetapkan, yaitu 5%. (*/OL-9)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar