Selasa, 22 Februari 2011

Jamsostek Targetkan Bayar Klaim Rp8,3 Triliun

JAKARTA (SINDO) – PT Jamsostek (Persero) menargetkan pembayaran klaim untuk peserta tahun ini mencapai Rp8,3 triliun.

Angka tersebut naik 12,7% dibandingkan pembayaran tahun lalu sebesar Rp7,341 triliun. Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan,dari jumlah itu klaim jaminan hari tua (JHT) masih yang terbesar mencapai Rp6,722 triliun. Sementara klaim jaminan kecelakaan kerja (JKK) mencapai Rp429,21 miliar, klaim jaminan kematian (JK) Rp262,59 miliar, dan klaim jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) sebesar Rp862,57 miliar. “Pada 2010, kami bayarkan klaim sebesar Rp7,341 triliun dengan jumlah kasus mencapai 19,586 juta. Kemungkinan kasus pada 2011 bisa bertambah.Karena itu, anggaran kami tambah juga,” papar Hotbonar di Jakarta barubaru ini. Menurut Hotbonar, tahun lalu ada sekitar 867.723 kasus atau peserta Jamsostek yang mengambil klaim JHT-nya dengan nilai mencapai Rp5,881 triliun.

Di sisi lain, kasus pada JKK mencapai 98.711 dengan nilai Rp401,237 miliar. Sementara kasus pada program JK dan JPK masing-masing sebanyak 15.252 dan 18,6 juta dengan nilai Rp247,9 miliar dan Rp811,46 miliar. Untuk target kepesertaan tahun ini, Jamsostek berharap bisa mencapai 26.125 perusahaan dengan jumlah peserta tenaga kerja formal (dalam hubungan kerja/ DHK) mencapai 2,9 juta.Sementara peserta nonformal (luar hubungan kerja/LHK) dan peserta JPK masing-masing sebanyak 150.200 orang dan 1,1 juta jiwa.Sementara peserta dari program Jasa Konstruksi (Jakons) ditargetkan mencapai 3,759 juta. (rakhmat baihaqi)
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar