Selasa, 01 Februari 2011

Harga emas jatuh di New York

JAKARTA: Harga emas jatuh di New York, di tengah spekulasi bahwa kenaikan ekonomi akan mengikis permintaan akan logam mulia itu sebagai alternatif investasi. Tahun lalu harga emas mengalami reli sebesar 30%, di atas kenaikan saham dan obligasi.

Kontrak emas untuk pengiriman April turun sebesar US$7,20, atau 0,5% menjadi sekitar US$1.334,50 per ounce pada 1:33 p.m. pada Comex di New York. Logam itu turun 6,1% pada Januari, penurunan terbesar untuk bulan pertama sejak 1997.

Komoditas itu naik mencapai rekor di posisi US$1.432,50 pada 7 Desember.

Sementara itu, kontrak perak untuk pengiriman Maret naik 25 sen atau 0,9% menjadi US$28,169 per ounce di Comex. Logam itu turun 8,9% pada Januari, penurunan bulanan pertama sejak Juli.

Kontrak paladium untuk pengiriman Maret naik US$3,10, atau  0,4% menjadi US$820,10 per ounce di New York Mercantile
Exchange. Logam itu naik 2,1% pada Januari. Kontrak platina untuk pengiriman April turun US$4,10, atau 0,2% menjadi US$1,800.90 per ounce.

Dalam perkembangan lainya, China meningkatkan cadangan emas dan peraknya pada tahun ini guna internasionalisasi yuan.

Penasihat bank sentral China Xia Bin menilai kebijakan meningkatkan cadangan emas di saat yang tepat sejalan dengan strategi internasionalisasi yuan.

“Departemen terkait harus menggunakan strategi buy in the dip atau membeli saat terjadi koreksi signifikan dalam periode yang cukup lama,” ujarnya.

Asosiasi Emas China (China Gold Association) memperkirakan total konsumsi emas di negara itu dapat tumbuh sebesar 15% pada paruh pertama tahun ini.(ln)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar