Kamis, 24 Februari 2011

BTPN bertekad salurkan pinjaman mikro Rp7 triliun


JAKARTA: PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) memprediksi penyaluran pinjaman mikro perseroan mencapai Rp6 triliun—Rp7 triliun pada tahun ini, meningkat dari posisi pada akhir tahun lalu sebesar Rp4 triliun.

Deputy President Director BTPN, Ongki Wanadjati Dana, mengatakan pihaknya berniat mengembangkan pendanaan mikro di luar sektor perdagangan yang sudah besar, setelah mendapatkan dana segar dari rights issue.

“Kami inginnya selain perdagangan mikro, juga ada peningkatan di sektor mikro lain seperti pertanian mikro dan sektor mikro lainnya," ujarnya kepada pers, hari ini.

Dia mengatakan penyaluran kredit mikro pada tahun lalu memiliki porsi sebesar 25% dibandingkan dengan jumlah total penyaluran kredit perseroan.

Dalam rights issue yang dimulai pada tahun lalu, perseroan mendapat dana segar Rp1,3 triliun dengan harga rights Rp7.000. Aksi korporasi itu juga membuat porsi kepemilikan pemegang saham pengendali di perusahaan yakni Texas Pacific Group (TPG) Group, menjadi berkurang.

“Penurunan porsi itu sengaja, agar lebih likuid di pemegang saham publik dan mungkin nanti ada insentif pajak yang bisa kami terima.”

Dia memperkirakan porsi TPG Group di perusahaan, melalui PT TPG Nusantara, menurun menjadi sekitar 60% dari posisi sebelumnya sekitar 70%.

Berdasarkan laporan keuangan bank yang dipimpin oleh Jerry Ng itu, TPG Nusantara memiliki sebanyak 71,61% saham BTPN, lalu ada PT Multi Kencana Mulia 0,88%, dan sisanya sebesar 27,53% dikuasai publik. (yus)
AddThis Social Bookmark Button

Tidak ada komentar:

Posting Komentar