Jumat, 18 Februari 2011

BTN Syariah bidik DPK Rp7,8 triliun


JAKARTA: PT.BNI Syariah akan menggenjot perolehan dana pihak ketiga (DPK) pada level pertumbuhan sebesar 57% atau mencapai Rp7,8 triliun dibandingkan realisasi tahun lalu senilai Rp4,9 triliun.
Langkah itu dilakukan menyusul rencana perseroan untuk memaksimalkan pendanaan secara internal atau berasal dari dana nasabah.

"Kami belum memiliki rencana untuk menambah pendanaaan dari luar, sehingga ke depan kami masih mengandalkan perolehan DPK untuk berekspansi," kata Direktur Bisnis BNI Syariah, Bambang Widjanarko, hari ini.

Perseroan telah menyiapkan sejumlah stretegi bisnis untuk menggejot perolehan dana, salah satunya melalui undian berhadiah. Tahun ini perseroan menargetkan penambahan jumlah nasabah menjadi 450.000 yang ditopang oleh nasabah tabungan.

Tahun lalu, perseroan mencatatkan perolehan DPK dengan komposisi dana murah sebesar 49% dan dana mahal (deposito) sebesar 51%. Untuk tahun ini, BNI Syariah akan meningkatkan komposisi dana murah menjadi 55%.

"Untuk mendukung kinerja perseroan tahun ini, kami akan membuka 10 kantor cabang baru dan 27 kantor cabang pembantu yang tersebar di sejumlah wilayah Tanah Air," tuturnya.

Direktur Kepatuhan BNI Syariah Imam T Saptono mengatakan tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 56% menjadi Rp5,5 triliun dibandingkan dengan 2010 senilai Rp3,25 triliun. (logo: mqradio.com) (yus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar