Sabtu, 29 Januari 2011

Semen Gresik Terdorong Pengembangan Infrastruktur

JAKARTA – Wacana pemerintah untuk menggenjot sektor infrastruktur diproyeksikan bakal membuat saham-saham yang bergerak dibidang industri semen akan prospektif. Sebagai sektor yang bersentuhan langsung dengan pengembangan itu, pihaknya akan diuntungkan dari segi peningkatan pendapatan. PT Semen Gresik Tbk (SMGR) diperkirakan menjadi salah satu perusahaan tercatat (emiten) yang akan mereguk keuntungan di masa mendatang.

“Untuk 2011, perseroan memproyeksikan akan meraih laba bersih senilai 4,17 triliun rupiah atau naik 15 persen dibanding 2010 lalu. Sementara untuk belanja modal, pihaknya menganggarkan capex senilai lima triliun rupiah,” ungkap Danny Eugene Head of Research PT Mega Capital Indonesia, seperti dikutip dari analisis hariannya, Jumat (28/1).

Hal ini berpeluang membawa harga saham perseroan melesat hingga level 8.000 rupiah per saham untuk posisi resistance. Investor juga direkomendasikan untuk melakukan aksi beli (buy) dalam jangka waktu menengah dan panjang. Sebelumnya, pendapatan perseroan pada 2010 akan tercatat naik 10 persen menjadi 14,3 triliun rupiah. Pertumbuhan tersebut di atas pertumbuhan industri karena perseroan memiliki tambahan proyek yang turut mendongkrak penjualan.

Sedangkan laba bersih 2010 diperkirakan sebesar 3,63 triliun rupiah. Jumat (28/1), saham Semen Gresik ditutup menurun 200 poin atau 2,52 persen ke posisi 7.750 rupiah. Frekuensi transaksi banyak 1.627 kali, dengan volume perdagangan 15,43 juta lembar saham senilai 120,05 miliar rupiah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar