Penulis : Retno Hemawati
Sebaliknya, Media Perempuan menyarikannya dari Glamour.com untuk Anda, tentang enam orang yang paling tepat dimintai nasihat tentang hubungan Anda dan kekasih. Siapa sajakah mereka?
1. Teman yang telah menikah
Teman-teman perempuan yang telah menikah merupakan saksi kunci perilaku laki-laki yang hidup bersama mereka. Mereka akan memberitahu Anda kapan saat yang tepat untuk tenang, minta maaf, atau keras untuk mencapai tujuan. Jangan meremehkan kebijaksanaan istri dalam perencanaan kehidupan, mengatur anak atau juga kebiasaan menabung. Perempuan lajang tidak akan pernah bisa memberikan nasihat yang serupa dengan perempuan yang telah menjadi istri.
2. Kakek dan nenek
Mereka tentu saja sangat senior dan kaya dengan nasihat yang memiliki perspektif. Namun, perlu diingat bahwa mereka cenderung untuk menyederhanakan persoalan. Anda harus melakukan penyesuaian atau koreksi dari kenyataan bahwa mereka mungkin saja belum pernah mengirimkan pesan singkat melalu smart phone seperti Anda atau bahkan tidak pernah berciuman yang sedikit panas.
3. Ibunya atau calon ibu mertua
Jika ada satu-satunya perempuan yang paling mengenal pacar atau calon pasangan selain Anda, tentu saja ia adalah ibunya. Jadi bersahabatlah dengannya, jangan justru berlomba dengannya untuk meraih hati kekasih. Ia mungkin tidak mengetahui kebiasaan anaknya. Tetapi ia mengetahui ketika anaknya bahagia, cemas, atau stres. Beberapa perempuan bahkan mendapatkan bocoran tentang sifat dasar sang kekasih dari ibunya. Jadi jangan sekalipun meremehkannya!
4. Sekolah, konselor atau terapis berlisensi
Jika Anda masih berkuliah dan berpikir seorang konselor hanya duduk-duduk menulis surat pikirkan lagi. Bagian dari deskripsi tugas mereka adalah untuk membantu Anda untuk mengenai pengembangan pribadi. Mereka mendengar segala macam hal. Anda akan terkejut. Jadi jika Anda bingung atau tidak bahagia atau patah hati, mengapa tidak memcoba menemui mereka? Mereka ada untuk membantu Anda.
5. Ginekolog
Seorang teman pergi ke ginekolog untuk memeriksakan kesehatan reproduksinya. Curhat yang berakhir dengan saran dokter untuk memutuskan hubungan dan mencari pasangan lain. Ia juga mengatakan bahwa seks terlalu dini dalam sebuah hubungan bukan pernikahan akan berbuntut buruk. Teman tersebut sepakat dan menindaklanjuti saran dokter. Hasilnya ia mendapatkan pria yang jauh lebih baik.
6. Pakar cinta atau comblang profesional
Mereka telah lebih banyak mendengar keluhan dan persoalan relasi percintaan. Itulah mengapa mereka disebut sebagai pakar. Tidak hanya mendengarkan, mereka juga memelajari bagaimana beberapa pasangan sukses keluar dari kemelut permasalahannya. Ide itulah yang akan ditularkan untuk Anda sebagai cara praktis sehingga Anda tidak perlu mencoba-coba taktik ini itu untuk menyelesaikan masalah. (*/OL-06)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar