Jumat, 28 Januari 2011

Nikkei turun 0,2% imbas penurunan rating

TOKYO: Bursa Jepang turun imbar penurunan rating kredit negara itu untuk pertama kali dalam 9 tahun oleh Standard & Poor’s akibat deflasi yang berkelanjutan dan situasi politik.

Saham Mitsubishi UFJ Financial Group Inc, bank publik terbesar di Jepang, turun 1,1%. Inpex Corp, pengelola gas terbesar nasional, terkoreksi 0,6%, dan pesaingnya  Japan Petroleum Exploration Co juga turun 0,4%. Penurunan ini disebabkan oleh merosotnya harga minyak. Saham Mitsui O.S.K. Lines Ltd tertekan 0,7% setelah tariff kargo berlanjut turun  untuk hari kedelapan.

Nikkei 225 Stock Average turun 0,2% menjadi 10.458,74 pada pukul 9:25 a.m. di Tokyo. Topix merugi 0,4% menjadi 926,08, dengan penurunan dua saham setiap satu yang naik. Sepanjang tahun ini sampai dengan kemarin, Topix naik 3,4%.

Pekan depan dijadwalkan sebanyak sepertiga dari 1.662 perusahaan di Topix melansir kinerja kuartalannya. Sementara dari 231 laporan laba yang sudah dipublikasi, 23 di antaranya melebihi estimasi analis dan 31 meleset.

Jepang yang memiliki utang terbesar di dunia, diturunkan ratingnya oleh S&P menjadi AA-, keempat tertinggi. Pemerintah tidak memiliki strategi untuk menangani utang sebesar 943 triliun yen (US$11 triliun).(yn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar