Kamis, 27 Januari 2011

Masih Fokus ke Bank

JAKARTA – Kinerja bursa domestik pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan melanjutkan penguatan meski lebih terbatas. Masuknya dana asing ke saham sektor perbankan masih akan menopang kinerja indeks. Namun demikian, investor tetap harus lebih berhati-hati terhadap kembalinya aksi ambil untung. Pasalnya, sentimen global yang negatif masih akan membayangi kinerja bursa global dan regional.

Investor global kembali tertekan atas prospek pemulihan ekonomi global setelah Inggris melaporkan data pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi pada kuartal keempat 2010. Di sisi lain, laporan laba perusahaan global juga masih meragukan prospek pemulihan ekonomi global. Apalagi, diakui, kekhawatiran terhadap inflasi tinggi masih belum hilang. Investor masih menunggu langkah pemerintah dan Bank Indonesia meredam gejolak inflasi ini.

“Tren penguatan masih berlanjut, hanya angkanya tak sebagus kemarin, tapi pasar harus kembali berhati-hati terhadap aksi ambil untung yang bisa saja terjadi,” ujar Direktur Bhakti Securities Budi Ruseno di Jakarta, Rabu (26/1). Untuk perdagangan hari ini, kinerja indeks di bursa domestik diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 3.415 poin sampai 3.531 poin. Analisis merekomendasikan saham-saham perbankan dan grup Astra untuk layak dikoleksi.

Pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,97 persen ke level 3.501,71 poin, sementara itu indeks harga saham-saham unggulan, LQ45, naik 2,52 persen ke level 618,42 poin. Ini lebih ditopang penguatan saham perbankan setelah investor asing kembali masuk. Kemarin, investor asing mencatat nilai beli bersih sebesar 537 miliar rupiah dari total nilai beli sebesar 1,95 triliun rupiah.

Aktivitas perdagangan saham berjalan relatif semarak dengan volume sebesar 3,59 miliar lembar saham senilai 5,5 triliun rupiah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar