Senin, 31 Januari 2011

Lawan Kecemasan di Tempat Kerja

Yulia Permata Sari



SETIAP orang mungkin pernah didera stres saat berada di tempat kerja. Tapi, ketika stres menjadi makanan sehari-hari yang membuat Anda selalu merasa kewalahan, takut, bahkan panik, sudah waktunya mengonfrontasi masalah tersebut.

Merasa cemas tentang pekerjaan bukanlah hal yang bisa dianggap wajar. Kondisi itu merupakan respon terhadap stres, yang untungnya dapat diatasi. Sejumlah gejala yang menunjukkan Anda mengalami kecemasan akibat stres antara lain:

1. Kekhawatiran obsesif yaitu Anda tampak gugup yang ditandai dengan wajah memerah, berkeringat, gagap, atau pikiran kosong.
2. Mengalami gejala fisik seperti denyut jantung berpacu, napas sesak, tangan dingin, dan gangguan pencernaan sebagai respon atas penyebab stres tertentu di tempat kerja.
3. Memiliki kebiasaan menghindari tugas-tugas tertentu seperti membuat presentasi, berbicara dalam rapat, membalas panggilan telepon, atau menyelesaikan proyek-proyek rumit.

Menghindari hal-hal yang memicu kegelisahan umum dilakukan. Tapi, jika dibiarkan berlanjut maka respon tersebut akan menyebabkan fobia (dalam tingkat ekstrim). Selain itu, karier Anda pun akan menghadapi jalan buntu. Sebab, kebiasaan menghindar tersebut bisa menjauhkan Anda dari kesempatan promosi dan kenaikan gaji.

Lawan stres
Setiap orang perlu belajar mengelola kecemasan hingga akhirnya mampu mengatasinya. Berikut ini adalah sejumlah tips yang dapat dipraktikkan untuk melawan kecemasan di tempat kerja, seperti dikutip situs sheknows.com:

1. Semangati diri dengan kata-kata yang mendorong dan suportif. Yakinkan diri bahwa Anda mampu berjuang untuk sukses dan membuktikan diri sebagai yang terbaik.
2. Berikan kritik membangun yang ditujukan untuk diri sendiri.
3. Belajar berrsikap objektif.
4. Terbuka untuk hal-hal baru. Misalnya, pikirkan pendekatan berbeda, pelajari keahlian baru, dan cari hal-hal positif dari proyek yang Anda takuti. (LI/OL-06)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar