JAKARTA--MICOM: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan laba bersih perbankan BUMN dapat mencapai angka Rp24,06 triliun atau naik 20% dari prognosa laba bersih 2010 yang sebesar Rp20,05 triliun.
Demikian hal tersebut disampaikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar dalam acara Outlook BUMN 2011 di Jakarta, Jumat (28/1). Dalam prognosa 2010, laba bersih seluruh perbankan pelat merah diperkirakan mencapai Rp20,05 triliun atau naik 14,97% dari 2009. Adapun pada 2009 laba bersih sektor perbankan mencapai Rp17,44 triliun.
TIdak hanya laba, pemerintah pun menggenjot angka penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa tumbuh hingga 116,09% selama 2011 dibanding pencapaian 2010 yang sebesar Rp17,228 triliun. "Target KUR naik menjadi Rp20 triliun. Tetapi untuk angka final nanti masih akan ditetapkan dalam Rakor Menko Perekonomian," kata Mustafa.
Target penyaluran KUR tersebut sebagiab besar akan ditopang oleh bank BUMN. Penyaluran kredit bagi usaha rakyat dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ditargetkan naik menjadi Rp10 triliun dibandingkan pencapaian KUR 2010 sebesar Rp9,880 triliun.
PT BNI Tbk (BBNI) ditargetkan mampu menyalurkan KUR sebesar Rp2,5 triliun atau naik dari tahun lalu yang sebesar Rp1,631 triliun. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ditargetkan bisa menyalurkan Rp3 triliun dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang hanya Rp2,1 triliun.
Adapun Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) ditargetkan bisa menyalurkan KUR sebesar Rp800 miliar atau naik Rp710 miliar dibandingkan pencapaian sebelumnya. PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) juga ditargetkan bisa naik menjadi Rp350 miliar atau naik dari sebelumnya yang sebesar Rp245 miliar. Terakhir Bank Syariah Mandiri (BSM) ditargetkan bisa menyalurkan Rp600 miliar dibandingkan pencapaian sebelumnya yang sebesar Rp452 miliar. (OL-5)
Demikian hal tersebut disampaikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar dalam acara Outlook BUMN 2011 di Jakarta, Jumat (28/1). Dalam prognosa 2010, laba bersih seluruh perbankan pelat merah diperkirakan mencapai Rp20,05 triliun atau naik 14,97% dari 2009. Adapun pada 2009 laba bersih sektor perbankan mencapai Rp17,44 triliun.
TIdak hanya laba, pemerintah pun menggenjot angka penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa tumbuh hingga 116,09% selama 2011 dibanding pencapaian 2010 yang sebesar Rp17,228 triliun. "Target KUR naik menjadi Rp20 triliun. Tetapi untuk angka final nanti masih akan ditetapkan dalam Rakor Menko Perekonomian," kata Mustafa.
Target penyaluran KUR tersebut sebagiab besar akan ditopang oleh bank BUMN. Penyaluran kredit bagi usaha rakyat dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ditargetkan naik menjadi Rp10 triliun dibandingkan pencapaian KUR 2010 sebesar Rp9,880 triliun.
PT BNI Tbk (BBNI) ditargetkan mampu menyalurkan KUR sebesar Rp2,5 triliun atau naik dari tahun lalu yang sebesar Rp1,631 triliun. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ditargetkan bisa menyalurkan Rp3 triliun dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang hanya Rp2,1 triliun.
Adapun Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) ditargetkan bisa menyalurkan KUR sebesar Rp800 miliar atau naik Rp710 miliar dibandingkan pencapaian sebelumnya. PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) juga ditargetkan bisa naik menjadi Rp350 miliar atau naik dari sebelumnya yang sebesar Rp245 miliar. Terakhir Bank Syariah Mandiri (BSM) ditargetkan bisa menyalurkan Rp600 miliar dibandingkan pencapaian sebelumnya yang sebesar Rp452 miliar. (OL-5)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar