JAKARTA: Harga emas berada di level US$1.344 per ounce setelah naik sebesar US$3,30 per ounce pada perdagangan pukul 07:15 WIB hari ini untuk pengiriman Februari 2011.
Peningkatan harga emas pada hari ini merupakan kelanjutan dari kebangkitan harga dari posisi terendah sejak 1997. Kebangkitan harga terjadi sejak awal 2011. Penguatan harga emas sejak pekan lalu, didorong oleh kehawatiran meluasnya krisis politik di Mesir sehingga permintaan logam mulia meningkat.
Kenaikan harga minyak juga terjadi untuk pengiriman Maret, April, dan Juni masing-masing naik seharga US$3,30 per ounce menjadi US$1.344,90 per ounce, meningkat US$3,9 per ounce menjadi US$1.345,4 per ounce, serta menjadi US$1.346,4 per ounce setelah menguat US$3,6 per ounce.
David Hightower, President Research Firm berbasis di Chicago, seperti dikutip Bloomberg, memprediksikan harga logam naik menjadi US$1.630 pada akhir Juni. Data yang dikumpulkan Bloomberg menunjukkan harga emas naik tiga kali lipat pada 2010 dari harga rata-rata selama 150 hari.
Sejak 1 Agustus, harga emas meningkat 13%. Harga emas menyentuh rekor di level US$1.432,5 pada perdagangan 7 Desember. Harga logam tidak jatuh ke bawah harga rata-rata sejak Januari 2009.
“Masyarakat menjadikan harga rata-rata yang bertahan dalam jangka waktu panjang ini sebagai kunci keyakinan untuk berinvestasi emas," jelas Hightower. Proyeksi Hingtower bahwa harga emas akan naik di atas US$1.400 pada tahun lalu tepat.
Lebih jauh, dia menjelaskan krisis politik yang terjadi di Mesir, sejak pekan lalu, telah mempercepat kenaikan harga emas karena investor khawatir krisis itu akan meluas dan menggangu investasi. Emas dinilai menjadi investasi yang aman. (esu)
Kenaikan harga minyak juga terjadi untuk pengiriman Maret, April, dan Juni masing-masing naik seharga US$3,30 per ounce menjadi US$1.344,90 per ounce, meningkat US$3,9 per ounce menjadi US$1.345,4 per ounce, serta menjadi US$1.346,4 per ounce setelah menguat US$3,6 per ounce.
David Hightower, President Research Firm berbasis di Chicago, seperti dikutip Bloomberg, memprediksikan harga logam naik menjadi US$1.630 pada akhir Juni. Data yang dikumpulkan Bloomberg menunjukkan harga emas naik tiga kali lipat pada 2010 dari harga rata-rata selama 150 hari.
Sejak 1 Agustus, harga emas meningkat 13%. Harga emas menyentuh rekor di level US$1.432,5 pada perdagangan 7 Desember. Harga logam tidak jatuh ke bawah harga rata-rata sejak Januari 2009.
“Masyarakat menjadikan harga rata-rata yang bertahan dalam jangka waktu panjang ini sebagai kunci keyakinan untuk berinvestasi emas," jelas Hightower. Proyeksi Hingtower bahwa harga emas akan naik di atas US$1.400 pada tahun lalu tepat.
Lebih jauh, dia menjelaskan krisis politik yang terjadi di Mesir, sejak pekan lalu, telah mempercepat kenaikan harga emas karena investor khawatir krisis itu akan meluas dan menggangu investasi. Emas dinilai menjadi investasi yang aman. (esu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar