Rabu, 26 Januari 2011

Jamsostek Bidik Saham Terbatas Mandiri

JAKARTA--MICOM: PT Jamsostek menyiapkan dana sebesar Rp750 miliar hingga Rp1 triliun untuk menyerap penawaran saham terbatas (right issue) yang dilakukan oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Direktur Investasi Jamsostek, Elvyn G Massasya di Jakarta, Selasa (25/1) mengatakan, dana sebesar Rp750 miliar hingga Rp1 triliun itu, menunjukkan kepemilikan saham Jamsostek pada Bank Mandiri tidak terdilusi. "Dananya sekitar itu, yang kita siapkan untuk bank tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan, nilai investasi pada Bank Mandiri itu tidak lebih dari satu persen dari total investasi yang diincar Jamsostek.

Sementara, lanjut dia, total investasi Jamsostek sebesar Rp115 triliun. Ia menambahkan, selain rencana menyerap right issue Bank Mandiri, Jamsostek juga tertarik untuk membeli saham PT Garuda Indonesia yang akan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). "Kita tertarik namun harganya belum ditetapkan. Belum tahu berapa nanti yang akan kita serap," kata dia.

Elvyn mengatakan, pembelian saham pada perusahaan penerbangan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu tidak akan lebih dari batasan yang berlaku, yakni 5 persen.

Seperti diketahui, PT Garuda Indonesia berencana melepas 28,93 persen saham atau sekitar 9,41 miliar lembar saham pada IPO 11 Februari 2011. Jumlah saham itu termasuk divestasi saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar 7,54 persen. (Ant/OL-2)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar