JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) ke kategori UMA atau unusual market activity seiring terjadinya peningkatan harga dan aktivitas transaksi di luar kebiasaan. Harga saham berkode PTSP ini melonjak sekitar 83 persen dalam sepekan lalu. Pada perdagangan 18 Januari 2011, harga saham PTSP masih berada pada level 300 rupiah per lembar dan ditutup pada level 550 rupiah (21/1).
Bahkan, pada perdagangan kemarin, harga saham ini masih terus menguat ke level 560 rupiah. Dengan demikian, sejak 18 Januari lalu, saham PTSP tercatat melonjak sekitar 86,6 persen. Direktur BEI Eddy Sugito, dalam keterbukaan informasi di situs resmi BEI, Jumat (21/1), mengatakan BEI telah meminta konfirmasi kepada managemen Pioneerindo atas pergerakan tak wajar tersebut.
BEI juga meminta investor memperhatikan jawaban perseroan atas permintaan konfirmasi bursa, juga mencermati kinerja perseroan dan keterbukaan informasinya.
Bahkan, pada perdagangan kemarin, harga saham ini masih terus menguat ke level 560 rupiah. Dengan demikian, sejak 18 Januari lalu, saham PTSP tercatat melonjak sekitar 86,6 persen. Direktur BEI Eddy Sugito, dalam keterbukaan informasi di situs resmi BEI, Jumat (21/1), mengatakan BEI telah meminta konfirmasi kepada managemen Pioneerindo atas pergerakan tak wajar tersebut.
BEI juga meminta investor memperhatikan jawaban perseroan atas permintaan konfirmasi bursa, juga mencermati kinerja perseroan dan keterbukaan informasinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar