Kamis, 27 Januari 2011

Bank Sumut dapat tambahan modal Rp200 miliar

MEDAN: PT Bank Sumut mendapatkan tambahan modal disetor dari pemegang saham sebesar Rp200 miliar akhir tahun lalu, sehingga total modal disetor bank milik pemerintah daerah se-Sumut itu menjadi Rp732 miliar.

Dirut Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu mengakui tambahan modal yang disetorkan pemegang saham berasal dari Pemprov Sumut Rp150 miliar dan kabupaten/kota sebesar Rp50 miliar yang bersumber dari APBD masing-masing daerah.
“Tambahan modal tersebut membuat Bank Sumut mampu melakukan ekspansi kredit sekitar 27% tahun ini,” ujarnya menjawab Bisnis di sela-sela Bankers Dinner yang diselenggarakan Bank Indonesia Cabang Medan tadi malam.
Menurut Gus Irawan, sesungguhnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham beberapa tahun lalu, Bank Sumut ditargetkan memiliki modal dasar Rp1 triliun agar ruang untuk melakukan ekspansi dan menjadi bank regional terkemuka di daerah ini semakin kuat.
Dia mengakui tidak semua pemerintah kota/kabupaten di Sumut mampu menambah modal disetor karena ada beberapa kabupaten dan kota minus anggarannya.
Solusi yang ditawarkan waktu RUPS 2010, kata dia, dividen yang dibagikan kepada pemegang saham sebagian agar ddisetorkan kembali menjadi tambahan modal untuk Bank Sumut. Sebagian pemerintah kabupaten/kota, jelasnya, memang sudah menyetorkan kembali dividen yang diterima sebagai penambahan modal, namun ada daerah yang sudah sempat mengalokasikan dividen dari Bank Sumut untuk pembangunan.
“Pemerintah daerah seperti itu harus meminta persetujuan kembali dari DPRD setempat untuk mengalokasikan dividen menjadi modal disetor,” tuturnya.
Gus Irawan optimis dalam RUPS tahun ini [membangi dividen laba tahun 2010], jajaran direksi kembali mengusulkan agar dividen yang akan diperoleh kabupaten/kota dikembalikan sebagian untuk menambah penyertaan modal di bank Sumut, sehingga target modal disetor Bank Sumut Rp1 triliun pada 2011 bisa direalisasikan.
Sementara itu, Komisaris Utama Bank Sumut Djaili Azwar membenarkan langkah yang ditempuh direksi untuk memperkuat struktur permodalan Bank Sumut adalah salah satu langkah untuk menjadikan Bank Sumut sebagai bank regional yang dikenal dan disegani di daerah ini.
Penambahan modal memang ada berbagai cara, a.l. menjual surat utang dan masuk pasar modal. Tahun ini, kata dia, langkah yang ditempuh manajemen adalah meminta pemegang saham menambah modal disetor dan menjual surat utang sebesar Rp1 triliun untuk melakukan ekspansi bisnis Bank Sumut.
Berdasarkan catatan Bisnis tahun 2010 laba sebelum pajak yang mampu dibukukan Bank Sumut mencapai Rp745 miliar atau jauh melampaui perolehan laba tahun 2009.
Sedangkan LDR Bank Sumut sampai akhir 2010 mencapai 91% dan kredit bermasalah jauh di bawah ketentuan BI di bawah 5%.(api)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar