Rabu, 22 Desember 2010

Sektor Industri Ditargetkan Tumbuh 5,2-6,1% pada 2011

Jakarta--Menteri Perindustrian M.S. Hidayat mengatakan, pertumbuhan sektor industri pada 2011 ditargetkan sebesar 5,2-6,1%.

Dalam keterangan pers Kementerian Perindustrian di Jakarta, Rabu, 22 Desember 2010, menyatakan, kebutuhan investasi industri pengolahan non migas pada 2011 diproyeksikan mencapai Rp124,6 triliun, sedangkan penyerapan tenaga kerja secara kumulatif pada 2011 adalah 14.905.019 orang. Ekspor industri manufaktur untuk 2011 diproyeksikan sebesar USD 92,26 miliar.


Hidaya menjelaskan, untuk mencapai target pertumbuhan industri tersebut, pemerintah akan memfokuskan pengembangan 6 kelompok industri prioritas, yaitu (1) Industri Padat Karya, (2) Industri Kecil Menengah, (3) Industri Barang Modal, (4) Industri Berbasis Sumber Daya Alam, (5) Industri Pertumbuhan Tinggi, dan (6) Industri prioritas khusus.

Sementara itu, Hidayat menambahkan, pertumbuhan sektor industri pengolahan non migas pada akhir 2010 menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2009 yang hanya mencapai 1,54%.

Hal ini menggambarkan sektor industri telah menjadi sumber pertumbuhan yang cukup tinggi pada pertumbuhan PDB secara keseluruhan.

Dengan kecenderungan yang semakin membaik pada triwulan keempat 2010, maka target pertumbuhan industri pengolahan non migas pada 2010 tersebut akan terlampaui.

Sedangkan industri yang mengalami kenaikan tertinggi adalah kelompok industri alat angkut, mesin dan peralatannya sebesar 8,47% dan industri pupuk, kimia dan barang dari karet tumbuh sebesar 4,82%, dan industri barang lainnya sebesar 3,83%.

Cabang industri yang menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan industri nasional adalah industri makanan, minuman dan tembakau (34,35%), industri alat angkut, mesin dan peralatan (28,13%), industri pupuk, kimia dan barang dari karet (12,44%) dan tekstil, barang kulit dan alas kaki (8,81%), serta barang kayu dan hasil hutan (5,75%).

Kinerja ekspor komoditi industri manufaktur hingga September 2010 mencapai USD 68,8 miliar atau sebesar 62,07% dari total ekspor. Dibandingkan dengan periode yang sama pada 2009 mengalami peningkatan 34,10%.

Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di sektor industri selama Januari–September 2010 mencapai Rp 17,03 triliun. Sedangkan untuk Investasi Penanaman Modal Asing (PMA)  di sektor industri selama Januari–September 2010 mencapai USD 2,5 miliar. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar