Rabu, 22 Desember 2010

Bank Dunia: SUN Masih Diminati Investor Asing pada 2011

Jakarta--Terus berlanjutnya permintaan asing terhadap Surat Utang Negara (SUN) menjelang 2011 akan mendukung posisi pendanaan tahun mendatang. Posisi pendanaan pada 2010 telah dibantu oleh kuatnya permintaan investor asing akan SUN.


Demikian disampaikan Ekonom Senior Bank Dunia untuk Indonesia, Enrique Blanco Armas, terkait Perkembangan Triwulanan Perekonomian Indonesia, di Jakarta, Selasa, 21 Desember 2010. 

Menurutnya, aliran masuk portofolio masih merupakan kekuatan pendorong yang dominan dari surplus neraca keuangan dan permodalan Indonesia.

Sementara, aliran dana asing yang masuk ke Indonesia pada triwulan ketiga 2010 jauh melebihi tingkat prakrisis dengan didominasi aliran portofolio yang terus bertambah diikuti meningkatnya Penanaman Modal Asing (PMA).

Pada tiga triwulan pertama 2010, tercatat aliran dana asing meningkat hingga menyentuh 15,7 miliar dolar AS. Adapun aliran portofolio mendominasi dengan jumlah 13,3 miliar dolar AS, yang diikuti PMA sebesar 6,8 miliar dolar AS. Pada aliran portofolio, pembelian SUN oleh pihak asing dalam mata uang rupiah mencapai 73%.

Sedangkan pada pembelian Sertifikat Bank Indonesia (SBI) jangka pendek dan ekuitas, masing-masing menyumbang 12% dan 15%.

Jika kebergantungan pada pendanaan luar negeri lewat aliran masuk portofolio masih besar, hal  ini akan menjadi sumber kerentanan bagi ekonomi makro Indonesia, menyusul akan adanya penyempitan neraca berjalan yang diperkirakan terjadi pada tahun mendatang.

“Kondisinya akan berbeda jika dibandingkan dengan PMA, yang memiliki jangka waktu yang lebih panjang,” kata Enrique Blanco Armas. (*) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar