Jumat, 26 November 2010

Rights issue BMRI bisa bersamaan IPO Garuda

Oleh: Gita Arwana Cakti
JAKARTA: Kementerian BUMN kemungkinan akan menjadwalkan penerbitan saham terbatas (rights issue) PT Bank Mandiri Tbk pada awal tahun depan bersamaan dengan pelepasan saham perdana (initial public offering/IPO) PT Garuda Indonesia.

Menteri BUMN Mustafa Abubakar tidak khawatir meskipun pelaksanaan aksi korporasi dua perusahaan BUMN tersebut dilakukan secara bersamaan di awal tahun. Namun, katanya, kemungkinan IPO Garuda akan efektif lebih dulu dari rights issue Bank Mandiri.

Selain memiliki fokus bisnis berbeda, Mustafa juga memperkirakan kondisi pasar pada awal tahun akan baik, sehingga saham dua perusahaan BUMN itu dapat terserap baik.

“Bisa kuartal I/2011 atau kuartal II/2011. Tapi yang efektif waktunya barangkali pada awal tahun. Mungkin bisa [bersamaan dengan Garuda]. Tidak akan crowded, karena kan [fokus] bisnis mereka berbeda,” ujarnya hari ini.

Pagi ini, lanjutnya, Kementerian BUMN baru saja bertemu dengan jajaran direksi bank pelat merah tersebut. Mustafa mengatakan dalam pertemuan tersebut Bank Mandiri sempat menanyakan kemungkinan apakah rights issue dapat dilakukan pada akhir tahun ini. Namun dia mengatakan tahun ini pihaknya akan fokus pada rights issue BNI.

“Tadi diskusi tentang jadwal rights issue. Mereka ingin, apakah ada kemungkinan [rights issue] di akhir tahun. Tapi kami katakan untuk akhir tahun ini, biar selesaikan BNI dulu dan meminta Bank Mandiri di 2011,” jelasnya.

Dia mengatakan, bank pelat merah tersebut akan tetap memakai laporan keuangan September 2010 untuk pelaksanaan rights issue. Laporan tersebut juga telah diselesaikan oleh Bank Mandiri.

Selain membicarakan jadwal rights issue, Bank Mandiri juga melapotkan perkembangan kinerja keuangan perseroan hingga Oktober 2010. Mustafa mengatakan terjadi peningkatan laba sekitar 30% dibandingkan pada Oktober 2010.

“Mereka juga melaporkan perkembangan keuangannya. Laporannya bagus, meningkat jauh. Oktober sudah mencetak keuntungan hingga 30% dibandingkan Oktober tahun lalu kalau tidak salah,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala N Mansyuri juga berharap pelaksanaan rights issue bisa dilakukan pada kuartal I/2011. Penerbitan saham terbatas itu, kata dia, diperlukan untuk menjaga rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) di atas 12% hingga 2014. (faa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar