JAKARTA: Neraca Pembayaran Indonesia pada kuartal III/2010 membukukan surplus sebesar US$6,955 miliar lebih tinggi dari surplus kuartal II/2010 sebesar US$5,4 miliar.
Berdasarkan keterangan tertulis Bank Indonesia, kontribusi positif diberikan oleh transaksi modal dan finansial, meskipun transaksi berjalan turun menjadi US$1,31 miliar dari capaian pada kuartal sebelumnya US$1,8 miliar.
Namun, transaksi modal dan finansial tercatat naik menjadi US$6,477 miliar jika dibandingkan dengan posisi pada kuartal sebelumnya US$4,37 miliar. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh transaksi finansial.
Investasi langsung tercatat menguat menjadi US$2,49 miliar dari level pada kuartal sebelumnya US$1,97 miliar. Adapun portofolio sebesar US$6,06 miliar naik dari level kuartal sebelumnya US$1,089 miliar.
Sejalan dengan itu, jumlah cadangan devisa pada akhir kuartal/III 2010 bertambah menjadi US$86,6 miliar atau setara dengan 6,6 bulan kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. (luz)
Berdasarkan keterangan tertulis Bank Indonesia, kontribusi positif diberikan oleh transaksi modal dan finansial, meskipun transaksi berjalan turun menjadi US$1,31 miliar dari capaian pada kuartal sebelumnya US$1,8 miliar.
Namun, transaksi modal dan finansial tercatat naik menjadi US$6,477 miliar jika dibandingkan dengan posisi pada kuartal sebelumnya US$4,37 miliar. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh transaksi finansial.
Investasi langsung tercatat menguat menjadi US$2,49 miliar dari level pada kuartal sebelumnya US$1,97 miliar. Adapun portofolio sebesar US$6,06 miliar naik dari level kuartal sebelumnya US$1,089 miliar.
Sejalan dengan itu, jumlah cadangan devisa pada akhir kuartal/III 2010 bertambah menjadi US$86,6 miliar atau setara dengan 6,6 bulan kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. (luz)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar