Sabtu, 13 November 2010

Kredit bank syarah Jatim naik 51,23%

Oleh: Dwi Wahyuni
SURABAYA: Ekspansi kredit perbankan Syariah yang beroperasi di Jawa Timur terus melejit dengan membukukan pertumbuhan 51,23% per September 2010.

Namun, kenaikan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) justru relatif rendah dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu.

Sampai dengan September 2010 posisi DPK perbankan syariah di Jatim hanya Rp4,85 triliun atau naik 36% dari posisi pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,55 triliun .

Padahal, pada September 2009 industri keuangan tersebut sempat membukukan pertumbuhan DPK hingga 68,2% dibandingkan dengna pencapaian pada periode yang sama 2008.

Ketua Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Abisindo) Jatim Ersyam Fansuri menilai melambatnya penghimpunan dana itu tidak sampai memengaruhi perbankan syariah untuk memacu pengucuran kredit.

Dia menjelaskan hal itu terbukti dari Kantor Bank Indonesia (KBI) Surabaya yang menyebutkan sampai dengan September 2010 total outstanding kredit perbankan tersebut tumbuh 51,23% jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kredit pada September 2009 yang hanya mencapai 26,18%.

Secara nilai penyaluran kredit umum perbankan syariah di Jatim pada September 2010 mencapai Rp4,76 triliun lebih tinggi dari posisi pada bulan yang sama tahun lalu Rp3,15 triliun.

Ersyam mengatakan bukan hanya perbankan syariah yang  dalam setahun ini sulit memacu penghimpunan dana masyarakat. Kondisi yang sama juga dialami perbankan umum lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar