SURABAYA: Penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) BNI Griya di Jatim tumbuh 50% atau mencapai Rp900 miliar pada November 2010.
Wakil Pemimpin Wilayah 06 BNI Ryanto Wisnuardhy dalam siaran pers diterima Bisnis hari ini mengatakan kondisi pasar semakin kondusif serta penawaran suku bunga yang relatif rendah idbanding tahun lalu telah mendorong penyerapan KPR meningkat pesat.
"Per November 2010 penyaluran KPR BNI di wilayah Jatim khususnya Surabaya, Sidoarjo, Gresik Malang sudah tembus Rp900 miliar," ujarnya sehubungan dengan kesuksean BUMN itu menggelar BNI Expo di berbagai kota.
Menurut dia keberanian bank menawarkan suku bunga KPR relatif rendah membuat pertumbuhan penyerapan kredit tersebut naik 50% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara target KPR 2010 yang ditetapkan bank tersebut hanya sekitar Rp800 miliar.
Riyanto optimis tahun depan pertumbuhan properti di tanah air akan terus membaik. Bahkan tahun depan BNI wilayah 06 memperkiralkan pertumbuihan KPR do Jatim akan mencapai 60%.
"Kami akan terus menggandeng sebanyak mungkin developer untuk memacu pengucuran KPR tahun depan," tambahnya.
Saat ini mitra BNI tersebut sudah mencapai 95 pengembang. Namun dalam masa promo (BNI Expo) bank tersebut hanya menampilkan ini hanya 26 developer. (faa)
Wakil Pemimpin Wilayah 06 BNI Ryanto Wisnuardhy dalam siaran pers diterima Bisnis hari ini mengatakan kondisi pasar semakin kondusif serta penawaran suku bunga yang relatif rendah idbanding tahun lalu telah mendorong penyerapan KPR meningkat pesat.
"Per November 2010 penyaluran KPR BNI di wilayah Jatim khususnya Surabaya, Sidoarjo, Gresik Malang sudah tembus Rp900 miliar," ujarnya sehubungan dengan kesuksean BUMN itu menggelar BNI Expo di berbagai kota.
Menurut dia keberanian bank menawarkan suku bunga KPR relatif rendah membuat pertumbuhan penyerapan kredit tersebut naik 50% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara target KPR 2010 yang ditetapkan bank tersebut hanya sekitar Rp800 miliar.
Riyanto optimis tahun depan pertumbuhan properti di tanah air akan terus membaik. Bahkan tahun depan BNI wilayah 06 memperkiralkan pertumbuihan KPR do Jatim akan mencapai 60%.
"Kami akan terus menggandeng sebanyak mungkin developer untuk memacu pengucuran KPR tahun depan," tambahnya.
Saat ini mitra BNI tersebut sudah mencapai 95 pengembang. Namun dalam masa promo (BNI Expo) bank tersebut hanya menampilkan ini hanya 26 developer. (faa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar