JAKARTA : Ekonom mengingatkan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan karena diyakini akan menjadi pemicu inflasi dalam 2 bulan terakhir ini.
Ahmad Erani Yustika, Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef), memperkirakan terjadi inflasi pada November di kisaran 0,2%. Meski tidak terlalu besar memberi dorongan terhadap
inflasi bulan ini, tetapi pada Desember tekanan harga pangan akan kembali menguat dan berpotensi memicu inflasi.
"Oleh karena itu, pemerintah harus berupaya sekuat tenaga menjaga bahan pangan, khususnya beras, agar inflasi (2010) tidak melebihi 6%," ujar dia kepada Bisnis, hari ini.
Dia memproyeksi pada Desember akan terjadi inflasi sekitar 0,5% sehingga tahun kalender 2010 berkisar antara 6 - 6,2%. Selain bahan pangan, penyumbang terbesar inflasi Desember lainnya adalah
transportasi, telekomunikasi, dan perhotelan. "Itu semua terjadi karena faktor natal dan tahun baru."
Sementara, Helmy Arman, Ekonom Bank Danamon, memperkiraan inflasi November mencapai 0.55%. Sedangkan pada akhir tahun inflasi mululatif sekitar 6 - 6.5%.
"Risiko inflasi terutama dari harga makanan. Inflasi inti mungkin tidak naik banyak," katanya. (faa)
Ahmad Erani Yustika, Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef), memperkirakan terjadi inflasi pada November di kisaran 0,2%. Meski tidak terlalu besar memberi dorongan terhadap
inflasi bulan ini, tetapi pada Desember tekanan harga pangan akan kembali menguat dan berpotensi memicu inflasi.
"Oleh karena itu, pemerintah harus berupaya sekuat tenaga menjaga bahan pangan, khususnya beras, agar inflasi (2010) tidak melebihi 6%," ujar dia kepada Bisnis, hari ini.
Dia memproyeksi pada Desember akan terjadi inflasi sekitar 0,5% sehingga tahun kalender 2010 berkisar antara 6 - 6,2%. Selain bahan pangan, penyumbang terbesar inflasi Desember lainnya adalah
transportasi, telekomunikasi, dan perhotelan. "Itu semua terjadi karena faktor natal dan tahun baru."
Sementara, Helmy Arman, Ekonom Bank Danamon, memperkiraan inflasi November mencapai 0.55%. Sedangkan pada akhir tahun inflasi mululatif sekitar 6 - 6.5%.
"Risiko inflasi terutama dari harga makanan. Inflasi inti mungkin tidak naik banyak," katanya. (faa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar