Selasa, 16 November 2010

Harga minyak mentah kembali tergelincir

Oleh: Bloomberg
LONDON: Harga minyak mentah kembali tergelincir, menyusul semakin tenggelamnya harga bensin dan menghentikan kenaikan terkait spekualsi ConocoPhilips yang tengah mempersiapkan untuk menjalankan kembali sebuah kilang minyak d iNew Jersey.

ConocoPhillips sedang mempersiapkan untuk menghidupkan kembali unit minyak mentahnya di pabrik Bayway. Selain itu, harga minyak mentah naik setelah laporan pemerintah yang menunjukkan peningkatan tertinggi sejak Maret atas penjualan retail AS bulan lalu.

“Ada rumor bahwa kilang minyak Bayway milik ConocoPhillips akan segera berrpoduksi kembali,” tutur Tom Bentz, seorang pialang di BNP Paribas Commodity Futures Inc. di New York.

Kontrak berjangka minyak mentah untuk pengiriman Desember terpeleset 2 cent menjadi US$84,86 di New York Mercantile Exchange. Kontrak berjangka minyak turut naik 89 cent menjadi US$85,77 yang telah menguat 11% dari harga tahun lalu.

Kemerosotan juga dialami kontrak berjangka bahan bakar untuk pengiriman Desember sebesar 1,49 cent atau 0,7% yang menutup sesi dengan bertengger di level US$2,195 per galon New York.

Kilang minyak Bayway tersebut, yang berbasis di sepanjang Pelabuhan New York ini, telah memproduksi 238.000 barel per harinya dan menghasilkan terutama minyak mentah bersulfur rendah, jelas situs resmi perusahaan tambang tersbeut.

Sebelumnya, minyak mentah naik setelah Departemen Perdagangan mengumumkan kenaikan penjualan retail AS hingga 1,2% pada bulan Oktober setelah kenaikan sebesar 0,7% pada September yang melampaui estimasi sebelumnya.

Para ekonom mengantisipasi kenaikan sebesar 0,7% tersebut, berdasarkan media dari 74 respon yang disurvei oleh Bloomberg News. (t01)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar