Oleh: Bloomberg
TOKYO: Euro diperdagangkan mendekati enam minggu terendah atas dolar di tengah bantahan Irlandia bahwa negara tersebut tengah mencari bantuan sebelum pertemuan para kepala keuangan Eropa besok.
Mata uang Eropa tersebut melemah atas dolar Australia dan Selandia Baru setelah Menteri Perdagangan Batt O’Keeffe kemarin menegaskan Irlandia tidak membutuhkan suntikan dana segar. Dolar diperdagangkan hampir lima minggu tertinggi atas yen sebelum laporan yang memprediksikan peningkatan penjualan ritel AS.
“Euro mudah terkoreksi bila terjadi resiko bailout di beberapa negara. Pasar memilih untuk menjual euro mereka dan kembali ke dolar,” ucap Kazayuki Kato dari Mizuho Trust & Banking Co, Tokyo.
Mata uang yang dipakai 16 negara Uni Eropa tersebut berada dikisaran US$1,3683 pada 8:02 waktu Tokyo dari US$1,3691 di New York pada 12 November dan sempat menyentuh US$1,3574, terendah sejak 16 September. Dolar diperdagngakn pada 82,49 yen dari 82,53 yen.
Menteri O’Keeffe, pada siaran RTE kamarin, membantah Irlandia tengah mengalami krisis dan menyatakan isu bailout tidak pernah muncul dalam diskusi kabinet PM Brian Cowen. (T05/ln)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar