Oleh: Lahyanto Nadie
JAKARTA: Berikut ini adalah ringkasan berita umum utama di sejumlah surat kabar nasional:
Otoritas bursa dan otoritas pasar modal mulai ambil posisi jelas dalam polemik saham perdana (initial public offering/IPO) PT Krakatau Steel. Mereka memastikan aksi korporasi itu tetap berjalan sesuai dengan rencana. (Bisnis Indonesia)
PT Bumi Resources Minerals mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 581 juta dalam 3 tahun kedepan dari hasil perolehan penawaran saham perdana (IPO) yang direncanakan listing pada 2 Desember. (Bisnis Indonesia)
Angkutan kereta Api (KA) diyakini menjadi sarana transportasi andalan dimasa depan. Selain relatif murah, angkutan KA dianggap lebih aman dan bisa menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan dijalan raya. Ironisnya, pemerintah belum berpihak kepada moda angkutan ini, bahkan terkesan menganaktirikannya. (Investor Daily)
Dewan Perwakilan Rakyat akan menyurati pemerintah agar membatalkan penawaran saham perdana (IPO) PT Krakatau steel (persero). ”Kami sedang menyusun surat kepada pemerintah untuk menunda IPO,” kata Wakil Ketua Komisi Hukum Azis Syamsudin kemarin. (Koran Tempo)
Penyaluran dana penanggulangan tanggap darurat bencana dari pemerintah tidak merata diterima daerah yang terkena bencana. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mentawai sampai saat ini belum mendapatkan kejelasan soal anggaran dana bencana tersebut. (Media Indonesia)
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Syamsul Maarif menyatakan, pemerintah menjamin kesiapan logistik pengungsi mencukupi, begitu pula dengan pelayanan kesehatan. Namun, ia mengakui masih ada kendala penyediaan kamar mandi dan kakus serta air bersih. (Kompas)
Aliran dana panas (hot money) yang belakangan ini membanjiri pasar keuangan kita membuat cadangan devisa terus meningkat. Badan perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Bank Indonesia (BI) pun memprediksi, cadangan devisa bisa menembus US$ 100 miliar hingga akhir tahun ini. (Koran Kontan).
Pemerintah berencana memutihkan (menghapuskan) kredit di wilayah bencana di Indonesia. Bank Indonesia (BI) menyatakan akan berpatokan pada peraturan BI (PBI) mengenai kredit saat bencana. Perbankan mulai melakukan inventarisasi dan mengalokasikan pencadangan untuk menutup kerugian dari kredit di wilayah bencana. (Republika)
Selain menghasilkan deklarasi kemitraan komprehensif, salah satu agenda penting kedatangan Presiden Barack Obama di Indonesia adalah meningkatkan hubungan dengan negara-negara muslim di dunia. Namun dibalik kunjungan Obama itu, diduga ada agenda penting lainnya yaitu mendesak pemerintah Indonesia turut serta menyelamatkan ekonomi AS yang masih terpuruk saat ini. (Koran Neraca)
Kementeriaan BUMN melaporkan laba bersih 25 BUMN terbesar mencapai Rp64,199 triliun rupiah hingga triwulan III-2010. Pencapaian laba bersih ke –25 BUMN tersebut telah mencapai 80% dari total laba bersih perseroan sepanjang tahun buku 2009 yang tercatat sebesar 79,885 triliun rupiah. (Koran Jakarta)
US President Barack Obama is scheduled to land in Jakarta Tuesday, at a time when his popularity is down at home and his Indonesian counterpart is struggling to cope with two natural disasters that have killed hundreds of people. (The Jakarta Post) (ln)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar