Sabtu, 20 November 2010

Dana asing di SBI terus turun

Oleh: Hendri T. Asworo
JAKARTA: Penurunan penempatan dana asing pada Sertifikat Bank Indonesia (SBI) terus berlanjut sejalan dengan perubahan tenor penyerapan instrumen tersebut. Dana itu pun berpindah kepada instrumen keuangan yang lebih likuid.

Berdasarkan data Bank Indonesia selama periode 8-12 November 2010, aliran keluar dana asing (outflows) pada aset keuangan rupiah terus berlanjut hingga sebesar Rp5,4 triliun. Penurunan terutama pada SBI sebesar Rp8,1 triliun akibat tingginya instrumen jatuh waktu.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Difi A. Johansyah mengatakan dengan penurunan tersebut pangsa SBI asing merosot dari 31,67% menjadi 29,57% dari total SBI sebesar Rp213,56 triliun.

Namun, menurut dia, penurunan dana asing pada SBI bukan berarti likuiditas tersebut ke luar dari sistem keuangan Indonesia, tetapi masuk pada instumen lain yang lebih likuid.

"Pasokan di pasar sekunder SBI terbatas, jadi mereka lari ke alternatif lain, seperti SUN [surat utang negara] dan saham," ujarnya dalam pesan tertulis, siang ini.

Data BI menyebutkan bahwa terjadi net jual saham asing sebesar Rp48,2 miliar dengan transaksi saham asing yang mencapai 28,77% dari total transaksi selama pekan laporan.

Sebaliknya, kepemilikan asing pada instrumen pasar keuangan lainnya, yaitu SUN, bertambah sebesar Rp2,75 triliun, hingga meningkatkan pangsa pasar SUN asing dari 30,37% menjadi 30,75%. (msw)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar