TOKYO(SINDO) – Wakil Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) Hirohide Yamaguchi memperingatkan bahwa penurunan ekonomi merupakan risiko besar yang harus dihadapi Jepang.
Jika sinyal penurunan muncul, maka BOJ harus mendorong pelaksanaan pembelian aset lanjutan. ”Kita harus memerhatikan risiko penurunan perekonomian Jepang. Jika ekonomi dan harga turun, kami siap mengambil tindakan fleksibel dan tegas, termasuk meningkatkan dana pembelian aset,” ujar Yamaguchi kepada parlemen kemarin. Yamaguchi menjelaskan, ada risiko pertumbuhan global dan outlook ekonomi Amerika Serikat (AS) yang saat ini diliputi ketidakpastian yang sangat tinggi.Keduanya akan berdampak negatif kepada perekonomian Jepang. Pernyataan Yamaguchi terdengar kurang optimistis, berbeda dengan yang disampaikan Gubernur Masaaki Shirakawa yang Jumat lalu menggambar bahwa risiko terhadap perekonomian Jepang cukup seimbang.
Pekan lalu BOJ mempertahankan kebijakan moneter dan menggulirkan rencana pembelian aset senilai 5 triliun yen (USD62 miliar). BOJ menyuntik dana segar ini melalui pembelian obligasi pemerintah dan korporasi.Kemarin,BOJ telah memulai dengan penawaran pembelian obligasi Pemerintah Jepang senilai 150 miliar yen. Yamaguchi juga mengulang janji Shirakawa untuk menambah jumlah dana pembelian aset apabila kondisi perekonomian memburuk. BOJ secara resmi tidak mengeluarkan kebijakan uang mudah pada Desember meski nilai tukar yen terhadap dolar AS terus melonjak dan ekonomi memburuk.
BOJ dijadwalkan meninjau kebijakan moneter pada 20-21 Desember mendatang. Pekan lalu BOJ mempercepat jadwal review kebijakan yang semula akan digelar pertengahan November ini. Artinya, BOJ akan mengadakan pertemuan mendadak jika kondisi ekonomi mengalami kegentingan. Pertumbuhan ekonomi Jepang diprediksi naik pada periode Juli– September. Sebab, BOJ telah meneruskan kebijakan stimulus moneter. Tapi,para analis memperkirakan terjadi penurunan tajam pada periode Oktober–Desember karena ekspor kehilangan momentum dan tingkat konsumsi masyarakat turun. (Rtr/rd kandi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar