Oleh: Lahyanto Nadie
JAKARTA: Berikut ini adalah ringkasan berita umum utama di sejumlah surat kabar nasional.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun depan diproyeksikan menembus level 5.600 sejalan dengan ekspektasi pemulihan ekonomi global dan kuatnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri. (Bisnis Indonesia)
PT EMP Energi Indonesia, anak usaha PT Energi Mega Persada Tbk, secara resmi telah menyelesaikan pengalihan 10% hak partisipasi di Blok Masela, Laut Arafuru, yang sebelumnya dimiliki Inpex Corporation dengan nilai US$100 juta. (Bisnis Indonesia)
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) telah mengucurkan pinjaman kepada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) sebesar Rp 1 triliun. Japfa memperolah utang tersebut dengan mengagunkan sebagian asetnya. (Investor Daily)
Dewan Pers menilai keterangan wartawan dan pihak yang terkait dengan penjualan saham Krakatau Steel saling bertentangan. “Keterangan yang kami peroleh masih asimetris,” kata Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers Agus Sudibyo di Jakarta kemarin. (Koran Tempo)
Sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menolak mengalihkan kasus terdakwa mafia pajak Gayus Halomoan P Tambunan dari Kepolisian RI ke Komisi Pemberantasan Korupsi mengundang reaksi keras para aktivis antikorupsi yang tergabung dalam Komisi Masyarakat Sipil. (Media Indonesia)
Pulau Yeongpyeong dan sekitarnya di Laut Kuning, Korea Selatan, Rabu (24/11), siaga penuh menyikapi serangan meriam artileri Korea Utara, Selasa. Sebagian kekuatan Angkatan Bersenjata Korsel kini dalam posisi siap membalas jika ada provokasi susulan dari Korut.(Kompas)
Pemerintah mulai mewaspadai aliran deras dana asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia (capital inflow). Sebab, hot money ini berpotensi menyebabkan gelembung ekonomi (bubble). (Koran Kontan)
Dua calon ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menebar janji untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi besar yang sangat merugikan negara. Masing-masing kandidat menawarkan jurus ampuh untuk memberantas korupsi pada uji kelayakan dan kepatutan yang berlangsung Rabu (23/11). (Republika)
Di tengah memanasnya situasi akibat serangan militer Korea Utara (Korut) terhadap negara tetangganya (Korea Selatan) pekan ini, dikhawatirkan akan mengganggu hubungan dagang dengan sejumlah negara lainnya sebagai efek menular (contagious effect) dari konflik tersebut. Salah satunya Indonesia yang memiliki kepentingan perdagangan dan investasi terhadap Korea Selatan. (Koran Neraca)
Kepak bisnis Grup Bakrie tidak ada matinya. Pekan lalu, Grup Bakrie kembali membuat gebrakan baru dengan melakukan aksi tukar guling saham (share swap) dengan sebuah perusahaan asal Inggris, Vallar Plc. Dengan aksi korporasi yang apik, Bakrie akhirnya bisa menguasai Vallar tanpa mengeluarkan dana sepeser pun. (Koran Jakarta)
The investigation into the Bank Century bailout, which saw the sudden departure of then finance minister Sri Mulyani Indrawati, is going nowhere months after the House of Representatives formed a monitoring team for the case. (The Jakarta Post) (ln)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar